Hadiri Milad PKS, Anis Singgung Soal Subsidi Yang Tidak Tepat

Saat menyampaikan pidato politiknya, Anies menegaskan, jika terpilih sebagai presiden, kelak akan mengatur subsidi secara berkeadilan [foto PKS.id]

KINERJAEKSELEN.co, Jakarta – Hadiri Milad Partai Keadilan Sejahtera [PKS] ke-21 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu [20/5/2023] Anies Baswedan menyinggung soal subsidi yang tidak tepat. Menurut Anies, subsidi seharusnya diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

Saat menyampaikan pidato politiknya, Anies menegaskan, jika terpilih sebagai presiden, kelak akan mengatur subsidi secara berkeadilan.

“ Bagaimana subsidi kita kelak diatur secara berkeadilan, jangan sampai alokasi subsidi kita justru diberikan kepada mereka yang tidak membutuhkan subsidi. Sementara mereka yang membutuhkan subsidi justru dilewatkan,” kata Anies, Sabtu [20/5].

Dalam momen tersebut, Anies juga membahas masalah ekonomi inklusif.

Menurutnya, perekonomian negara harus memberikan kesetaraan kesempatan bagi semua orang., bukan hanya kepada investor-investor raksasa.

“ Bagaimana perekonomian memberikan kesetaraan kesempatan bukan hanya kepada investor raksasa untuk mendapatkan peluang usaha lewat pembangunan jalan tol, tapi justru menyiapkan infrastruktur mikro untuk infrastruktur jalan tak berbayar untuk pelaku usaha menengah ke bawah, ekonomi yang inklusif,” ujar eks Gubernur DKI ini menambahkan.

Dalam pidato politiknya, Anies juga sempat membandingkan pembangunan infrastruktur, khususnya infrastruktur jalan yang dilakukan di era Presiden Joko Widodo dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut dia, SBY lebih banyak membangun jalan umum ketimbang Jokowi. Anies berpendapat pemerintahan Jokowi berhasil jalan tol sepanjang 1.600 KM dan membangun jalan umum tak berbayar sepanjang 19.000 KM.

“Bandingkan dengan zaman Pak SBY jalan yang tak berbayar adalah 144 ribu KM atau 7,5 kali lipat. Bila dibanding jalan nasional pemerintah ini 590 KM, 10 tahun sebelumnya 11 ribu KM, 20 kali lipat. Kita belum bicara mutu, standar, itu baru panjang,” kata Anies.

Sebelumnya, Anies sempat mengkritik soal subsidi yang diberikan pemerintah untuk pembelian kendaraan listrik. Menurutnya, subsidi tersebut tidak tepat dan tidak menyelesaikan masalah.

Kritik Anies pun ditanggapi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan sejumlah menteri Kabinet Jokowi.

[nug/red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *